Breaking News

Surat Terbuka untuk seluruh Pemilih pada PEMILU 2019 oleh H.Indra Gunawan Eet,Ph.D

Dokumentasi Pribadi

Pemilihan umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat, serta salah satu bentuk pemenuhan hak asasi warga negara di bidang politik. Pemilu dilaksanakan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Sebab, rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Pemilu dilaksanakan dengan menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Dalam pesta demokrasi serentak Rabu 17 April 2019 ini saatnya seluruh rakyat terlibat membangun bangsa. Menyumbangkan suara kita pada Pemilihan Umum 2019 berarti kita ikut terlibat dalam menjalankan sistem Demokrasi Negara kita. 

Di negara demokrasi, Samuel P Huntington dan Joan M Nelson dalam No Easy Choice: Political Participation in Developing Countries menegaskan, pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam politik. Partisipasi politik adalah kegiatan warga yang bertindak sebagai pribadi-pribadi, untuk mempengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah. 

Selain itu, pemilu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat, dimana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan rakyat pulal yang menjadi unsur utama dalam sebuah negara. Pemilu menjadi salah satu dari berbagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Melalui pemilu dapat dilakukan pergantian pemimpin secara konstitusional. Suksesi kepemimpinan sangat diperlukan, untuk menumbuhkan berbagai gagasan baru yang lebih baik, bahkan melalui pemilu kita dapat mengeliminasi, menurunkan, atau mengganti para pemimpin bangsa yang kita nilai tidak amanah, tidak dapat atau tidak mau mengerjakan dengan cukup baik tugas yang telah diamanatkan kepadanya. 

Selanjutnya, pemilu merupakan sarana bagi pemimpin politik untuk memperoleh legitimasi atau keabsahan. Keabsahan itu didapat dari keyakinan dari pemilih atau anggota masyarakat bahwa seseorang wajar dan pantas untuk menerima amanat, dan kemudian rakyat menerima dan menaati seseorang tersebut yang kelak bertindak atas nama negara. Melalui proses pemilihan umum tentunya para pemimpin yang terpilih mendapat pembenaran dari rakyat untuk menjalankan serta menyuarakan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. 

Pemilu akan menentukan, seseseorang yang mencalonkan diri atas syahwat kekuasaan belaka sebaiknya tidak terpilih atau setidaknya dicegah jangan terpilih. Sebaliknya, pemilu semestinya dapat memastikan seseorang yang mendedikasikan diri untuk melayani rakyat, terpilih apabila dicalonkan. Soal kategori calon yang hanya atas syahwat kekuasaan saja, atau keinginan tulus melayani rakyat dapat dilihat dari track recordnya; dan bukan atas penampilan ganteng atau jelita, bukan juga karena tampang tegas atau melankolis. 

Maka, untuk melakukan perubahan bangsa kepada yang lebih baik, yang akan bermanfaat untuk diri kita maupun untuk keturunan dan anak cucu kita, datanglah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), minta Surat Suara, masuklah bilik suara, coblos dengan benar. Jangan Golput! Sebab perubahan apa yang kita inginkan, terletak di tangan kita semua. Meski hanya satu suara, tetap sangat berarti. Karena berapa pun jumlah seluruh pemilih di Pemilu 17 April 2019, berasal dari satu demi satu orang. 

Berhati-Hatilah Memilih 

Pemilik suara jangan sampai salah pilih calon anggota legislatif dan partai politik. Agar tidak salah pilih, ketahui terlebih dahulu track record caleg dan parpol sejelas-jelasnya, disamping menentukan pilihan karena program yang ditawarkannya, serta calon pemimpin/presiden yang ditawarkan partai itu. Dengan mengetahui track record caleg, parpol, program, serta calon presiden yang ditawarkan adalah cara yang paling rasional untuk menentukan pilihan. 

Bila caleg dan partai hanya hadir di tengah-tengah konstituennya atau mudah bertemu rakyat hanya diwaktu kampanye, sebaiknya diabaikan dan jangan pilih lagi. Caleg-caleg yang hanya nampang di baligo-baligo dan spanduk yang bergelantungan di pohon-pohon maupun dipinggir jalan mengganggu pandangan, atau di angkutan kota tetapi tidak menemui konsituen secara langsung, tinggalkan saja! 

Selamat memilih! Semoga lilin harapan Indonesia tidak pernah padam, tetapi menjadi lilin perubahan untuk perbaikan bangsa ke masa depan. 

Hormat Saya 




H.Indra Gunawan Eet,Ph.D
Surat Terbuka untuk seluruh Pemilih pada PEMILU 2019 oleh H.Indra Gunawan Eet,Ph.D Surat Terbuka untuk seluruh Pemilih pada PEMILU 2019 oleh H.Indra Gunawan Eet,Ph.D Reviewed by Golkar Bengkalis on April 15, 2019 Rating: 5

Comments System

blogger/disqus/facebook

Related Posts No. (ex: 9)